Wali Kota Ambon Serahkan Pojok Baca dan Dorong Layanan Air Bersih

oleh -61 Dilihat

Ambon, -Suaratimurbews.com Pemkot Ambon memperkuat pembangunan SDM dan layanan publik. Wali Kota Bodewin Wattimena menyerahkan bantuan pojok baca untuk desa, kelurahan, dan sekolah, bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional, guna meningkatkan minat baca anak dan indeks literasi.senin 12/12/2025

Selain itu, Pemkot menandatangani kerja sama Perumda Tirta Yapono dengan mitra untuk meningkatkan layanan air bersih. Jaringan baru sepanjang 10.800 meter kini menjangkau 2.000 kepala keluarga.

PDAM menargetkan pertambahan pelanggan dari 9.700 menjadi 11.000 dalam setahun, bahkan 10.000 pelanggan baru dalam lima tahun. Perumda Tirta Yapono juga mencatat keuntungan pertama sejak 1978 dan dinyatakan sehat oleh BPKP.

“Bantuan berupa buku dan sarana literasi ini diharapkan dapat mendorong minat baca anak-anak serta meningkatkan indeks literasi di Kota Ambon,” kata Bodewin.

Ia menjelaskan, program serupa juga dilaksanakan di sekolah-sekolah yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Ambon, khususnya pada jenjang SD dan SMP, agar akses terhadap bahan bacaan dan informasi dapat semakin merata.

Agenda kedua dalam apel pagi tersebut adalah penandatanganan perjanjian kerja sama antara Perumda Tirta Yapono dengan mitra kerja dalam rangka pengelolaan air bersih.

Bodewin menyebut, kerja sama ini merupakan perjanjian kelima yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.
Menurutnya, upaya pemenuhan akses air bersih kini menunjukkan hasil positif.

Perumda Tirta Yapono telah melakukan penyambungan jaringan baru sepanjang sekitar 10.800 meter, yang menjangkau kurang lebih 2.000 kepala keluarga di Kota Ambon.

“Ini membuktikan bahwa salah satu program prioritas kami, yakni pemenuhan akses air bersih, berjalan dengan baik dan terukur,” ujarnya.

Bodewin memproyeksikan jumlah pelanggan PDAM Kota Ambon yang saat ini sekitar 9.700 pelanggan akan meningkat menjadi 11.000 pelanggan dalam satu tahun ke depan. Bahkan, jika dilakukan secara konsisten, dalam lima tahun ke depan ditargetkan penambahan hingga 10.000 pelanggan baru.

Optimisme tersebut diperkuat dengan capaian Perumda Tirta Yapono yang untuk pertama kalinya sejak berdiri pada 1978, berhasil mencatatkan keuntungan setelah mengalami kerugian selama kurang lebih 46 tahun.
“Ini menunjukkan adanya perbaikan signifikan dari sisi manajemen dan operasional,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil audit BPKP, Perumda Tirta Yapono saat ini dinyatakan berada dalam kondisi sehat, setelah sebelumnya berada dalam kondisi sulit dalam waktu yang cukup panjang.

Ke depan, Pemkot Ambon berharap peningkatan pelayanan air bersih dapat menjangkau kawasan Karang Panjang, Negeri Waturia, serta wilayah lain yang masih berada dalam konsesi pihak ketiga.

Kerja sama yang terjalin diharapkan berjalan optimal untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, termasuk untuk perkantoran dan kawasan pelabuhan.

“Harapan kita bersama adalah terjadinya peningkatan kinerja dari waktu ke waktu, bukan sebaliknya. Ini bukan hanya untuk Perumda Tirta Yapono, tetapi untuk seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Ambon,” (*)