Ambon , -Suaratimurnews.com Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menarik 90 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari 10 lokasi di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah.
Selama KKN, mahasiswa terlibat dalam kegiatan literasi, pendampingan pemberdayaan UMKM, edukasi lingkungan, hingga penguatan kapasitas pelayanan gereja melalui musik. Ujar Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, MA usai penarikan Mahasiswa KKN IAKN du gedung Auditorium IAKN senin (25/8/2025)
Rektor. mengatakan, program ini menjadi sarana mahasiswa berbaur dengan masyarakat sekaligus mengaplikasikan teori yang dipelajari di kampus.
“KKN memang waktunya singkat dan tanpa pembiayaan khusus, namun mahasiswa diharapkan mendapat pengalaman mengatasi persoalan nyata di masyarakat. Itu menjadi bekal penting bagi mereka,” ujarnya.
IAKN Ambon berencana mengevaluasi program tersebut agar ke depan dapat memberikan dampak lebih luas, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat di lokasi KKN.
Ketua Panitia Pelaksana KKN IAKN Ambon, IHerli Resilolo mengatakan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menempatkan 93 mahasiswa dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun ini. Para mahasiswa tersebut tersebar di beberapa desa, antara lain Desa Halong, Desa Way, Desa Paso, dan Desa Suli.
Dia, menjelaskan bahwa jumlah mahasiswa di tiap desa tidak merata. Ada lokasi yang ditempati 10 mahasiswa, sementara di tempat lain bisa mencapai 12 hingga 14 mahasiswa. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan jemaat di masing-masing lokasi.
Peserta KKN berasal dari dua fakultas, yaitu Fakultas Seni Keagamaan Kristen dan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan. Sementara itu, mahasiswa dari Fakultas Pendidikan Kristen saat ini tengah melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL), sehingga tidak terlibat dalam KKN tahun ini. “Untuk fakultas pendidikan Kristen brencananya baru akan ikut KKN pada tahun depan,” ujar Resilolo.(ST01)

