Ambon–Suaratimurnews.com Untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade, target lifting minyak nasional berhasil melampaui angka yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hingga semester pertama 2025, realisasi lifting mencapai 68 ribu barel per hari, lebih tinggi dari target APBN sebesar 65 ribu barel per hari.
Sejak 2008 hingga 2024, capaian lifting minyak selalu berada di bawah target. Karena itu, pencapaian kali ini disebut sebagai lompatan penting di sektor energi.
“Selama 16 tahun terakhir belum pernah tercapai. Tapi dalam enam bulan pertama 2025, justru berhasil melampaui target,” kata Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Michael Wattimena, Jumat, (22 /82025.)
Keberhasilan ini, menurut Wattimena, tidak lepas dari kepemimpinan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Ia menyebut capaian tersebut sebagai bukti dari perbaikan tata kelola energi.
Selain minyak, sektor gas juga menunjukkan capaian serupa dengan realisasi di atas target APBN 2025.Pemerintah optimistis tren positif ini akan berlanjut hingga akhir tahun.(ST01)

