Pemkot Ambon Dorong QRIS Perluas Digitalisasi Ekonomi, UMKM Diminta Naik Kelas

oleh -6 Dilihat

Ambon, -Suaratimurnrws.com Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mendorong pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai bagian dari percepatan digitalisasi ekonomi sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnis.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Kota Ambon, Roberd Sapulette, saat menghadiri kegiatan QRIS Jelajah Indonesia Wilayah Sulapua 2026 di Hotel Natsepa Ambon, Senin (24/8/2026).

Roberd mengatakan, QRIS tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembayaran digital, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang cepat, mudah, aman, dan inklusif.

“QRIS bukan sekadar alat pembayaran digital. Lebih dari itu, QRIS merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif,” ujar Roberd.

Menurutnya, penggunaan QRIS perlu diperluas hingga menjangkau pedagang kecil, pelaku usaha kuliner, sektor ekonomi kreatif, pariwisata, hingga generasi muda.

Digitalisasi, kata dia, dapat membantu UMKM memperluas jangkauan pasar, meningkatkan transaksi, sekaligus mendorong pelaku usaha agar mampu berkembang dan naik kelas.
Roberd juga mengajak generasi muda agar tidak berhenti sebagai pengguna teknologi.

Mereka didorong mampu memanfaatkan perkembangan digital untuk menciptakan peluang usaha melalui kreativitas dan inovasi.

“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi jadilah generasi yang mampu menciptakan peluang melalui teknologi,” tegasnya.

Pemkot Ambon, lanjut Roberd, siap memperkuat kolaborasi bersama Bank Indonesia, OJK, perbankan, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam memperluas literasi serta inklusi keuangan digital.

“Mari kita dorong UMKM naik kelas, generasi muda semakin kreatif dan masyarakat semakin cakap dalam memanfaatkan teknologi,” katanya.

Kegiatan QRIS Jelajah Indonesia Wilayah Sulapua 2026 turut dihadiri jajaran Bank Indonesia, OJK, BPK RI, unsur TNI, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perbankan, kepala SMA, serta sejumlah tamu undangan.

Melalui perluasan penggunaan QRIS, Pemkot Ambon berharap transformasi digital tidak hanya mendorong kemudahan transaksi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat.(*)