HARGANAS Ke-33 di Maluku, Gubernur Kukuhkan GATI dan Salurkan Bantuan untuk Keluarga Berisiko Stunting

oleh -11 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Pemerintah Provinsi Maluku memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 dengan menggelar upacara di halaman belakang Kantor Gubernur Maluku, Senin (29/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji.

Usai upacara, Gubernur mengukuhkan Forum Komunitas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Provinsi Maluku serta menyerahkan bantuan kepada 10 keluarga yang masuk kategori berisiko stunting.

Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Gubernur, HARGANAS disebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah menekankan tiga fokus utama pembangunan keluarga, yakni percepatan penurunan stunting melalui pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), penguatan pendidikan karakter, serta pembinaan mental dan spiritual anak.

Gubernur Hendrik juga mengajak para ayah untuk mengambil peran lebih aktif dalam pengasuhan anak. Menurutnya, kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, menjadi faktor penting dalam membentuk karakter dan tumbuh kembang anak.

Ia mengimbau para ayah agar meluangkan lebih banyak waktu bersama keluarga serta membatasi penggunaan gawai saat berada di rumah guna menjaga kualitas komunikasi dengan anak.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur mengukuhkan Forum Komunitas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Provinsi Maluku berdasarkan Keputusan Gubernur Maluku Nomor 796 Tahun 2026.

Pembentukan forum tersebut diharapkan mampu memperkuat peran ayah dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan stunting, Gubernur juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 10 keluarga berisiko stunting.

Rangkaian peringatan HARGANAS ke-33 ditutup dengan peninjauan program ketahanan keluarga. Pemerintah Provinsi Maluku berharap berbagai upaya tersebut dapat mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas sebagai fondasi lahirnya sumber daya manusia Maluku yang unggul dan berdaya saing.(*)