Ambon,-Suaratimurnews.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Maluku melalui program edukasi yang menjangkau langsung masyarakat.
Salah satu program unggulan yang dihadirkan adalah Mobil Edukasi Keuangan (SIMOLEK) OJK melalui kegiatan “Simolek Baronda” yang rutin menyambangi berbagai lokasi strategis di Kota Ambon.
Sepanjang Mei 2026, SIMOLEK OJK hadir di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Pasar Transit Passo, kawasan Kota Jawa, hingga kampus Universitas Pattimura.
Kehadiran layanan bergerak ini bertujuan mendekatkan akses informasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat secara langsung.
Dalam kegiatan Simolek Baronda yang berlangsung pada Jumat (29/5/2026).
OJK Provinsi Maluku memberikan edukasi terkait pengelolaan keuangan yang sehat, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan, serta peningkatan kewaspadaan terhadap maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong.
Tak hanya edukasi, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) untuk memperoleh informasi riwayat kredit. Layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengakses informasi keuangan tanpa harus datang langsung ke kantor OJK.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, mengatakan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Melalui pemahaman keuangan yang baik, masyarakat diharapkan mampu mengelola keuangan secara bijak, terhindar dari praktik investasi ilegal maupun pinjaman online ilegal, serta dapat memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal,” ujarnya.
Menurut Haramain, SIMOLEK OJK dirancang sebagai sarana edukasi yang mampu menjangkau masyarakat lebih luas melalui pendekatan yang dekat, interaktif, dan mudah diakses.
Dengan cara tersebut, OJK ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai layanan keuangan yang aman dan legal.
Selain memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan keluarga, program Simolek Baronda juga menghadirkan materi tentang pentingnya menabung, berinvestasi secara aman, serta pengenalan berbagai produk jasa keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK.
Melalui program ini, OJK Provinsi Maluku berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat terus meningkat secara berkelanjutan.
Dengan pemahaman yang semakin baik, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(ST01)
