Momentum Harkitnas 2026, Jasa Raharja Tingkatkan Pelayanan Humanis dan Responsif

oleh -2 Dilihat

Jakarta ,-Suaratimurnews.com Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 dimaknai PT Jasa Raharja sebagai penguatan semangat transformasi pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, perusahaan terus meningkatkan kualitas perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas.

Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Harkitnas tahun ini
menegaskan pentingnya menjaga kualitas generasi bangsa melalui pembangunan
yang berorientasi pada keselamatan, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik
yang responsif.

Semangat tersebut selaras dengan komitmen Jasa Raharja dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan terintegrasi bagi masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa makna
kebangkitan nasional saat ini tidak lagi hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik, tetapi
juga kemampuan bangsa dalam beradaptasi menghadapi tantangan era digital tanpa
meninggalkan nilai kemanusiaan dan gotong royong.

“Di era transformasi digital saat
ini, kecepatan, kemudahan akses layanan, dan kolaborasi menjadi bagian penting
dalam menghadirkan perlindungan yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja merupakan bagian dari
upaya menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan adaptif sebagai wujud
kehadiran negara.

Selain memperkuat integrasi layanan dengan berbagai pemangku kepentingan, Jasa Raharja terus mengembangkan layanan digital melalui
aplikasi JRku yang memudahkan masyarakat mengakses informasi, layanan, dan
berbagai kebutuhan administrasi secara cepat, mudah, dan transparan.

Di saat yang sama, Jasa Raharja juga berpartisipasi aktif dalam meningkatkan keselamatan transportasi melalui edukasi, kampanye keselamatan, serta kolaborasi dengan berbagai instansi dan komunitas terkait guna menekan angka kecelakaan lalu lintas
dan menciptakan budaya berkendara yang lebih aman.

“Negara harus hadir melalui
pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan mampu memberikan kepastian bagi
masyarakat,” kata Awaluddin.

Sebagai BUMN yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar kepada
masyarakat, Jasa Raharja juga terus memperkuat budaya keselamatan melalui
berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

Menurut Awaluddin,
keselamatan lalu lintas bukan sekadar isu transportasi, tetapi bagian dari upaya
menjaga kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.

Dalam semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026, Jasa Raharja berkomitmen untuk
terus berinovasi menghadirkan pelayanan publik yang modern, inklusif, dan
berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan demikian diharapkan dapat
mendukung terciptanya ekosistem keselamatan yang lebih kuat di Indonesia.(*)