Miris! Warga Sakit di Desa Lohia Sapalewa Harus Ditandu 4 Kilometer Lewati Jalan Rusak

oleh -3 Dilihat

SBB, -Suaratimurnews.com Kondisi memprihatinkan dialami warga Desa Lohia Sapalewa, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku. Seorang lanjut usia terpaksa ditandu warga sejauh kurang lebih 4 kilometer akibat akses jalan menuju desa yang rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (18/5/2026), saat Balandina Tibalimeten (70) mengalami sakit dan harus segera mendapat penanganan medis di puskesmas terdekat di kawasan pegunungan Taniwel.

Karena kendaraan roda empat tidak dapat mencapai desa, warga akhirnya menggunakan kain dan sebatang bambu sebagai tandu darurat untuk membawa korban keluar kampung menuju jalan raya.

Secara bergantian, warga memikul Balandina melewati jalan setapak, rumput liar, hingga medan terjal demi membawa pasien menuju titik penjemputan kendaraan yang akan membawanya ke fasilitas kesehatan.

“Kalau ada yang sakit, kami harus tandu keluar desa karena mobil tidak bisa masuk. Jalan masih sangat susah,” ujar salah seorang warga.

Warga menyebut kondisi tersebut bukan pertama kali terjadi. Minimnya infrastruktur jalan membuat masyarakat kesulitan mengakses layanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat.

Selain persoalan akses jalan, masyarakat juga mengeluhkan tidak adanya tenaga kesehatan yang menetap di desa tersebut. Akibatnya, warga harus berjuang sendiri membawa pasien keluar desa untuk mendapatkan penanganan medis.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, Pemerintah Provinsi Maluku, hingga pemerintah pusat segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi Desa Lohia Sapalewa yang masuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Warga meminta pemerintah segera membangun akses jalan yang layak agar kendaraan dapat menjangkau desa.

Mereka juga berharap adanya pembangunan pondok bersalin desa (Polindes) serta penempatan tenaga kesehatan tetap guna mempermudah pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah pegunungan tersebut. (OP)