Perkuat Literasi Finansial, OJK Maluku Kolaborasi dengan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon

oleh -14 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah.

Setelah mempererat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku, OJK kini menggandeng UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon guna memperluas edukasi keuangan di kalangan mahasiswa.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi OJK dalam mencetak generasi muda yang memiliki kecakapan finansial, memahami risiko keuangan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi dan layanan keuangan digital yang terus berkembang.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kampus UIN Abdul Muthalib Sangadji pada 19/5/2026, Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, bersama Rektor UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon Dr Abidin Wakano M. Ag membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung peningkatan literasi keuangan di lingkungan perguruan tinggi.

OJK menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang dapat membantu menyebarluaskan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.

Melalui sinergi tersebut, OJK dan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon berupaya mengintegrasikan program literasi dan inklusi keuangan dengan pengembangan kapasitas akademik mahasiswa.

Upaya ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab.

Kerja sama ini juga sejalan dengan komitmen OJK dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal serta memperkuat aspek perlindungan konsumen di tengah meningkatnya digitalisasi sektor keuangan.

Dengan dukungan pemerintah daerah, regulator, dan institusi pendidikan, OJK optimistis tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Maluku akan terus meningkat.

Peningkatan pemahaman keuangan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di masa mendatang.(ST01)