Pengurus PKB Maluku Diminta Jadi Solusi, Usung Politik Humanis Religius

oleh -50 Dilihat

Ambon,Suaratimurnews.com Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid, secara resmi mengukuhkan pengurus DPW Orientasi politik dan Muskerwil DPW PKB provinsi Maluku masa bakti 2026-2031 Swiss -bell hotel Ambon 31/3/2026

Dalam struktur yang dilantik, Basri Damis menjabat sebagai ketua, didampingi Buce Batmamolin sebagai sekretaris dan Muhammad Sidik Karepesina sebagai bendahara umum.

Dalam arahannya, Jazilul menekankan pentingnya menghadirkan semangat baru di tubuh partai, meskipun sebagian pengurus masih diisi oleh figur lama. Ia menyebut pengukuhan ini sebagai momentum untuk memperkuat konsolidasi menuju target kemenangan PKB di Maluku.

“Kepada pengurus yang baru, kami ucapkan selamat. Meskipun sebagian merupakan wajah lama, saya berharap ada semangat baru untuk mencapai target-target kemenangan PKB di Provinsi Maluku,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa PKB lahir dari cita-cita para ulama sebagai wadah aspirasi politik umat. Oleh karena itu, seluruh pengurus diminta tetap berpegang pada nilai-nilai dasar partai yang tertuang dalam Mabda Siyasi PKB.

Menurutnya, terdapat sembilan butir utama dalam Mabda Siyasi yang menjadi pedoman orientasi politik kader, yang nantinya akan disampaikan lebih lanjut oleh Badrul Munir dan Ahmad Fauzi. Kesembilan poin tersebut diharapkan menjadi pembeda antara platform kerja PKB dengan partai politik lainnya.

Lebih lanjut, Jazilul menegaskan bahwa politik yang diusung PKB adalah politik yang mengedepankan nilai kemanusiaan atau “humanis religius”.

“Meski PKB lahir dari aspirasi ulama, tujuan akhirnya adalah kemanusiaan. Kita tidak memandang suku, agama, atau latar belakang. Semua bisa bersama-sama berjuang di dalam PKB,” tegasnya.

Dia juga menyoroti kondisi Maluku yang memiliki tingkat keragaman tinggi serta potensi besar sebagai daerah kepulauan. Karena itu, kader PKB diminta hadir sebagai solusi di tengah masyarakat, bukan menjadi bagian dari persoalan.

“Sesuai arahan Ketua Umum, saya minta seluruh jajaran PKB di Maluku menjadi bagian dari penyelesaian masalah, bukan menambah masalah,” ujarnya.

Selain itu, Jazilul turut menyinggung dinamika global dan nasional yang penuh ketidakpastian, termasuk isu energi dan perkembangan geopolitik.

Ia mengingatkan agar kader PKB di daerah mampu menyikapi berbagai tantangan tersebut secara bijak dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.(*)