Gubernur Maluku Temui Menteri Agama di Istiqlal, Bahas Penguatan Moderasi Beragama

oleh -49 Dilihat

Jakarta, -Suaratimurnews.com Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melakukan pertemuan dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus koordinasi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam memperkuat program keagamaan serta menjaga kerukunan umat beragama di daerah.

Setibanya di Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Lewerissa langsung menuju Masjid Istiqlal untuk menghadiri pertemuan tersebut. Ia tiba di kompleks masjid pada pagi hari dan disambut langsung oleh Menteri Agama di kantor pengelola masjid.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan itu, Menteri Agama menyerahkan sebuah plakat kepada Gubernur Maluku sebagai simbol penghargaan sekaligus penguatan hubungan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Dalam diskusi yang berlangsung, keduanya membahas sejumlah isu strategis, antara lain penguatan moderasi beragama, dukungan terhadap pendidikan keagamaan, serta langkah-langkah memperkuat kerukunan antarumat beragama di Maluku yang dikenal memiliki keberagaman masyarakat yang tinggi.

“Kami memandang kolaborasi dengan Kementerian Agama sangat penting dalam memperkuat nilai toleransi dan menjaga kerukunan umat beragama di Maluku,” ujar Hendrik Lewerissa.

Sementara itu, Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan inklusif.

“Maluku memiliki kekuatan dalam keberagaman. Upaya menjaga harmoni antarumat beragama di daerah seperti ini sangat penting dan patut terus diperkuat,” kata Nasaruddin.

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan di bidang keagamaan, khususnya di Provinsi Maluku.
Diharapkan, kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan guna menjaga kerukunan dan kedamaian masyarakat.

Sebagai penutup rangkaian pertemuan, kedua pihak saling bertukar cendera mata. Pemerintah Provinsi Maluku menyerahkan plakat kepada Menteri Agama, sementara Menteri Agama menyerahkan sejumlah Majalah Istiqlal kepada Gubernur Maluku sebagai simbol persahabatan dan penguatan hubungan kelembagaan.(*)