Ambon–Suaratimurnews.com Anggota Komisi III DPRD Maluku, Allan Lohy, menegaskan bahwa pengajuan program pembangunan ke Kementerian Pekerjaan Umum harus memenuhi sejumlah persyaratan penting, di antaranya rekomendasi dari Gubernur Maluku serta dukungan Komisi V DPR RI.
“Memang ada syarat-syarat dari kementerian. Contohnya, rekomendasi gubernur itu sangat penting, begitu juga rekomendasi Komisi V,” kata Allan dalam rapat Komisi III DPRD Provinsi Maluku terkait sinkronisasi pendataan pembangunan kabupaten/kota dan provinsi di ruang Paripurna Jumat kemarin
Ia menjelaskan, pemerintah daerah sebenarnya dapat memperoleh program dari pemerintah pusat apabila mengajukan usulan secara lengkap dan disertai rekomendasi resmi. Usulan tersebut kemudian dibawa dan disampaikan langsung ke kementerian terkait.
“Kalau kita tidak berjalan sendiri, kita sudah bisa mendapat program. Rekomendasi dari gubernur kita bawa dan sampaikan di kementerian, dan itu bisa dijalankan,” ujarnya.
Namun demikian, Allan menilai belum adanya sinkronisasi yang baik antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi menjadi persoalan utama. Kondisi ini, kata dia, kerap memicu kembali munculnya perbedaan skala prioritas pembangunan.
“Yang jadi masalah itu belum ada sentralisasi antara pemerintah kabupaten/kota dengan provinsi. Akhirnya timbul lagi skala prioritas,” ungkap Allan.
Ia menyebut, persoalan tersebut juga menjadi perhatian Amiruddin, yang mendorong adanya penataan ulang skala prioritas agar usulan pembangunan lebih terarah dan tidak tumpang tindih.
Ke depan, Allan berharap akan ada forum koordinasi rutin antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Ia mengusulkan pertemuan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.
“Mudah-mudahan kita bisa kumpul tiga bulan sekali seperti ini, supaya kita tahu program apa saja yang akan dimasukkan,” katanya.
Forum tersebut diharapkan dapat menjadi wadah penyelarasan usulan program pembangunan yang akan diajukan pada tahun 2027.“Dengan begitu, apa yang akan diusulkan untuk 2027 sudah benar-benar terkoordinasi,” pungkasnya.(ST01)
