Ambon, -Suaratimurnews.com Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur G. Watubun, menegaskan bahwa perayaan Natal bersama keluarga besar PDIP Maluku menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan spirit perjuangan partai dalam menjalankan tugas-tugas politik dan kemanusiaan ke depan.
Hal itu disampaikan Benhur di sela-sela Perayaan Natal Keluarga Besar PDIP Maluku yang berlangsung di kediaman Ketua DPRD Maluku pada Selasa (6/1/2026). Ia menyebutkan bahwa sejak dilantik, jajaran pengurus DPD PDIP Maluku telah lima kali menggelar rapat pleno untuk menegaskan tugas dan tanggung jawab organisasi.
“Sejak dilantik, saya sudah lima kali memimpin rapat pleno. Itu untuk menegaskan kembali tugas dan tanggung jawab kita, termasuk pelaksanaan Rapat Kerja Daerah yang akan digelar di Jakarta pada 13 Januari mendatang,” ujar Benhur.
Ia menjelaskan, setelah mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas), para kader tidak langsung kembali ke daerah, melainkan melanjutkan agenda konsolidasi untuk menetapkan dan memantapkan program kerja partai.
Menurut Benhur, tema Natal tahun ini memberikan spirit perjuangan bagi seluruh kader untuk menghadirkan karya nyata yang tidak semata-mata berorientasi pada kepentingan politik partai, tetapi juga menyentuh kepentingan kemanusiaan yang lebih luas.
“Makna ‘Allah menyelamatkan keluarga’ itu konteksnya luas. Bukan hanya keluarga dalam rumah, tetapi juga keluarga besar bangsa Indonesia.
Masih ada saudara-saudara kita yang hidup dalam situasi tidak aman dan tidak nyaman, mengalami bencana, penggusuran lahan, eksploitasi pertambangan, hingga intimidasi terhadap hak-hak masyarakat yang termarjinalkan,” tegasnya.
Refleksi tersebut, lanjut Benhur, menjadi catatan penting perjalanan PDIP Maluku sepanjang 2025, sekaligus pijakan untuk mengoptimalkan peran dan tanggung jawab partai pada 2026.
Ia menambahkan, perayaan Natal kali ini dilaksanakan dengan pendekatan kekeluargaan, dengan mengundang pengurus, kader, serta keluarga mereka. Dalam kesempatan itu, PDIP Maluku juga menyalurkan paket Natal berjumlah 530 paket.
“Angka 530 ini melambangkan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan. Mungkin jumlahnya tidak besar, tetapi maknanya adalah doa dan harapan agar PDIP terus membangun kebersamaan dengan rakyat dan semakin peka terhadap kepentingan rakyat,” kata Benhur.
Ia berharap, seluruh agenda konsolidasi, termasuk apel perencanaan dan penegasan program kerja yang dilakukan partai, dapat memperkuat garis perjuangan PDIP untuk terus hadir dan berjuang bersama rakyat.(ST02)
