Kejari Buru Maraton Lidik Dugaan Korupsi Dana Hibah Untuk OKP Bursel Tahun 2015 – 2016 – 2017

oleh -413 Dilihat

Namlea,- Suaratimurnews.com Kepala Kejaksaan Negeri egeri Buru (Kejari) Buru, M. Hasan Pakaja, SH mengatakan, pihak kejaksaan negeri Buru melalui plt Kepala Seksi Intelijen (Kasi-Intel), Destia sedang marathon melakukan penyelidikan terhadap Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) kabupaten Buru Selatan (Bursel). Kamis (1/6/2023)

Kepada Media ini di ruang kerja usai mengikuti Harla Pancasila Kamis 1/6 2023, menyampaikan penyelidikan terhadap OKP di Bursel yang mana bantuan dana hibah dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bursel tahun 2015- 2016- 2017 sebanyak ratusan juta rupiah diduga disalah gunakan oleh pihak OKP.

Dikatakan Kajari, penyelidikan yang dilakukan pihak kejaksaan buru atas laporan dari masyarakat yang perlu pihak Adiyaksa tindak lanjuti atas laporan tersebut, kini pihak kejaksaan buru melalui Kasi Intel marathon sedang melakukan tahapan penyelidikan atas laporan tersebut” Ujar Kajari Buru.

Ditambahkan Pakaja, dugaan tindak pidana korupsi atas bantuan dana hibah dari Pemerintah Daerah kabupaten Bursel, yang di peruntukan untuk OKP Bursel pada tahun 2015 hingga tahun 2017 bernilai ratusan juta rupiah dan tidak pernah ada laporan kembali kepada Pemda setempat” Ujarnya.

Terkait dengan dugaan penyelewengan uang negara tersebut Kata Kajari Buru, telah memperoleh data dan dokumen untuk dapat ditindaklanjuti, selanjutnya dapat memanggil pihak-pihak terkait untuk diminta keterangan lebih lanjut, olehnya itu Kami berharap setelah menerima panggilan dari pihak kejaksaan lebih bersikap kooperatif dalam prose penyelidikan.

Kajari Buru juga menambahkan, kucuran dana hibah dari Pemda Bursel kepada OKP dalam tubuh batang APBD sangat bervariasi, dimana tahun 2015 OKP menerima bantuan dana hibah tahun 2015 uang yang diterima sebesar 215 Juta, namun tidak ada laporan kembali kepada Pemda.

Sementara dana hibah tahun 2016 – 2017 yang dterima dari Pemerintah Daerah Kata Kajari Buru, belum di ketahui berapa banyaknya yang diterima OKP, namun data dan laporan sudah ada pada Kami” Ungkapnya. (AK)