Nyaris Berhenti Kuliah, Rofidatul Terbantu Beasiswa Pemkab Jember

0
82

SUARATIMURNEWS (JEMBER) – Kisah menyedihkan dialami oleh seorang mahasiswi tidak mampu asal Desa Baletbaru Kecamatan Sukowono bernama Rofidtul Ummah.

Rofidatul Ummh memiliki keinginan dan tekad yang kuat untuk bisa menempuh kuliah di Diploma III Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember. Bahkan Rofidatul yang berasal dari kalanagan kelurga tidak mampu ini masih memiliki tanggungan angsuran biaya pendidikan sekitr 10 juta lebih. Jika tidak dibayar maka dia tidak boleh ikut ujian yang digelar besok hari. Jika tidak boleh ikut ujian, maka Rofi juga terancam bisa berpotensi putus kuliah ditengah jalan.

Orang tua Rofidtul memang sempat berusaha mencari uang sampai simpan pinjam sertifikat tanah milik saudaranya untuk digadaikan, namun sampai saat ini masih belum juga mendapatkan uang untuk angsuran tersebut.

Keluhan Rofidtul akhirnya sampai ke telinga Bupati Jember Faida. Dia memastikan agar Rofidatul mendapatkan besiswa mahasisw dari kategori kelurga tidak mampu dari Pemkab Jember. Berbagai langkah dilakukan oleh Bupati Faida, teramsuk Rofidatul harus mendapatkan besiswa.

“Kita berusaha agar Rofi bisa ikut ujian tengah semester di Unmuh, alhmdulillah akhirya bisa ikut dan dia harus dapat besiswa dari Pemkab Jember,” kata Bupti Faida.

Rofidtul akhirya bisa ikut ujian tengah semester dan mendapat jaminan beasiswa dari Bupati Jember. Melalui surat yg ditujukn oleh Dekan Fakulats Ilmu Kesehatan Ns Awatiful, akhirnya Rofi bis tersenyum lega untuk meneruskan bangku kuliah. Kebijakan Bupati Faida tersebut diapresiasi oleh Rektor Unmuh Jember yang tengah berada di negara Jepang.

Rofi adalah salah satu dari ribuan mahasiswa tidak mampu yang harus mendapatkan pertolongan kebijakan negara untuk menempuh bangku pendidikan. Seperti diketahui Bupati Jember Faida melalui kebijakan pemberian beasiswa bagi mahsiswa untuk kalangan kelurga tidak mampu sudah ada sekitar 5 ribu mahasiswa lebih yang tertangani diberbagi perguruan tinggi. Itu berarti juga meyelamatkan generasi bangsa dari keterpurukan pendidikan dan menekan kemiskinan untuk melahirkan generasi yang memiliki masa depan terbaik. (*)

LEAVE A REPLY