Michael Siap Mundur Dari KONI

0
134

Ket Photo: Michael Edi Hariyanto, Ketua KONI Kabupaten Banyuwangi

SUARATIMURNEWS.COM (BANYUWANGI) – Apabila Bupati Banyuwangi merasa tidak cocok dengan pengurus yang ada saat ini dan mempunyai figur lain yang lebih baik dalam memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyuwangi. Serta demi kemajuan pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga Banyuwangi dalam percaturan olahraga di tingkat regional maupun nasional maka pengurus yang ada saat ini siap mengundurkan diri.

Pernyataan tersebut disampaikan Michael Edi Hariyanto, Ketua KONI Kabupaten Banyuwangi kepada Memo Timur di kantornya Senin (3/12).

Menurut dia kesiapan dirinya untuk meletakan jabatan ketua KONI bukan berarti mau lari dari tanggung jawab namun semata-mata demi kepentingan olahraga Banyuwangi yang lebih baik.

Dia menuturkan alokasi dana pembinaan sebesar Rp. 2,750 milyar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 dinilai jauh dari yang diharapkan bahkan nilainya merupakan yang terkecil di wilayah Besuki Raya.

“Padahal sebelum pengesahan kami sudah diundang dan memberikan pemaparan langsung kepada Bupati Banyuwangi tentang besaran dana yang ideal untuk KONI dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019 mendatang,”jelasnya.

Pria asal Rogojampi itu menambahkan selain melakukan pemaparan langsung kepada bupati, dia sudah melakukan lobi kepada Ketua DPRD Banyuwangi serta meminta fraksi Partai Demokrat yang ada di dewan untuk memperjuangkan anggaran olahraga Banyuwangi. Kenyataanya anggaran yang dialokasikan untuk KONI Banyuwangi cukup memprihatinkan.

Selanjutnya dia berharap agar pemerintah kabupaten Banyuwangi mengkaji ulang terkait pemberian dana pembinaan olahraga Banyuwangi. Karena dalam menyongsong gelaran Porprov Jatim membutuhkan dana yang cukup agar mampu berprestasi maksimal. Apalagi  even tersebut merupakan momen yang ditunggu para atlit dalam rangka menggapai prestasi yang lebih tinggi.

Mantan ketua Persewangi Banyuwangi itu mengungkapkan dalam menyongsong multieven olahraga Jatim 4 tahunan tersebut, jajaran pengurus KONI, Atlit, pelatih maupun perangkat pendukung lain beberapa waktu bersemangat dan bertekat untuk meraih prestasi yang maksimal bahkan bertekat merebut posisi tiga besar dalam perolehan mendali. Namun dengan alokasi dana yang didapatkan saat ini mimpi dan harapan tersebut merupakan hal yang berat untuk direalisasikan.(nur)

 

LEAVE A REPLY