Komavision, Polres dan Lapas Banyuwangi Kolaborasi Sosialisasi Antinarkoba dan HIV/AIDS

0
417

Foto: Kalapas dan Wakapolres dan undangan berfoto bersama dalam Sosialisasi Antinarkoba di Lapas Banyuwangi

SUARATIMURNEWS.COM (BANYUWANGI) – Beragam cara dilakukan warga menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 73, tidak terkecuali bagi insan pers yang tergabung dalam KOMA VISION Banyuwangi. Dengan mengganden Memo Timur, Polres Banyuwangi dan Lapas IIB Banyuwangi, Sabtu (11/8), KOMA VISION menggelar kegiatan Sosialisasi Anti Narkoba dan HIV/AIDS di  Lembaga Pemasyarakatan II B Banyuwangi.

Selain Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), kegiatan yang dikemas secara apik dengan memadukan beragam musik dan orientasi lembaga pemasyarakatan itu juga diikuti perwakilan pelajar SMA/SMK di lingkungan Kecamata Kota dan Giri serta perwakilan mahasiswa di Nanyuwangi.

Kapolres Banyuwangi,  AKBP. Donny Adityawarman, S.I.K., yang berhalangan hadir diwakilkan kepada Wakapolres Kompol Oscar Samsudin. Kemudian hadir Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Ahyar, Bc. IP, SH, MH beserta seluruh jajarannnya, Kabiro Memo Timur Banyuwangi Erwin Yudianto, S.H., perwakilan TNI AL dan Kodim 0825 Banyuwangi serta organisasi kemasyarakatan dan ekstra mahasiswa.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama dan ikrar WBP Lapas IIB Banyuwangi yang menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta testimoni penyesalan salah seorang WBP pengguna narkoba.

‘’Jauhi narkoba karena hanya akan mendatangkan kesengsaraan,’’ ungkap Gangsar,  WBP pengguna narkoba.

Kemudian dalam sambutanya, Eko Suryono, Ketua Panitia Sosialisasi Anti Narkoba dan HIV/AIDS, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, antara lain, Polres Banyuwangi, Lapas IIB Banyuwangi dan Memo Timur Biro Banyuwangi.

‘’Berkat dukungan berbagai pihak sehingga terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, kami mengucapkan banyak terima semoga jalinan kerjasama ini bisa ditingkatkan di masa mendatang,’’ kata Eko Suryono.

Sementara Erwin Yudianto, Kepala Biro Memo Timur Banyuwangi, mengatakan kegiatan Sosialisasi Anti Narkoba dan HIV/AIDS yang melibatkan pelajar, mahasiswa dan warga binaan ini merupakan bentuk kepedulian wartawan terhadap fenomena gunung es pengguna narkoba maupun penderita HIV/AIDS yang ada di tanah air dan Kabupaten Banyuwangi.

‘’Karena itu, di momen hari bersejarah Peringatan Hari Kemerdekaan ini kami bersama wartawan yang tergabung dalam KOMA VISION ingin melakukan kegiatan yang berarti bagi warga binaan maupun pelajar dan mahasiswa di Banyuwangi,’’ jelas Erwin Yudianto.

Sedang Kepala Lapas (Kalapas) IIB Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Ahyar, Bc. IP, SH, MH, mengatakan kegiatan sosialisasi ini terselenggara berkat kerjasama yang baik antara lembaganya dengan wartawan di Banyuwangi.

‘’Kegiatan seperti ini merupakan upaya kami membina warga binaan bersama sama dengan masyarakat luas, termasuk kalangan wartawan sehingga kondusifitas lembaga pemasyarakatan ini terus terjaga. Karena itu, terima kasih atas kepedulian semua pihak yang selama turut membantu kami dalam mengelolah Lapas Banyuwangi menjadi lebih baik lagi. Dan untuk warga binaan harus selalu ingat 2 pesan saya yaitu, didalam lapas jangan mencoba-coba bermain Narkoba dan jangan bermain Handphone”, tegas Akbar.

Kemudian Wakapolres Banyuwangi, Kompol Oscar Samsudin dalam sambutannya menghimbau bila seluruh warga Banyuwangi harus turut serta memberantas Narkoba.

“Saya menghimbau kepada seluruh warga banyuwangi agar membantu dan mendukung Banyuwangi bersih dari Narkoba. Dan untuk WBP baik saat masih didalam LaPas ataupun sesudah keluar dari LaPas jangan sampai terkena kasus Narkoba”, ucapnya.

Setelah sambutan dan testimoni WBP pengguna narkoba, acara dilanjutkan dengan mengajak para pelajar dan mahasiswa serta undangan lainnya berkeliling di sejumlah lokasi pembinaan, mulai dari pembekalan ketrampilan, kerajinan, melukis dan budidaya ikan tawar yang ada di lingkungan Lapas IIB Banyuwangi.

Sedang acara Sosialisasi Anti Narkoba dan HIV/AIDS menghadirkan aktivis Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Banyuwangi, Erna Syaiffudin dan Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP M. Indra Najib, S.I.K.

‘’Hingga bulan Agustus ini kasus narkoba yang berhasil diungkap jajaran Polres Banyuwangi sudah mencapai 200 perkara lebih. Berarti sudah menyamai keberhasilan pengungkapan tahun 2017 lalu. Maka sudah dipastikan pada tahun ini jumlahnya akan naik,’’ papar Kasat Narkoba Polres Banyuwangi yang tidak lama lagi segera menduduki jabatan Kasat Reskrim Polres Ngawi itu.

Sementara Erna Syaiffudin, aktisi KPA Banyuwangi, menyampaikan betapa besar jumlah penderita HIV/AIDS di Banyuwangi. Menurutnya, jumlah ODA di kota Gandrung sudah mencapai 3 ribu orang lebih.

Karena itu, Erna mengajak seluruh hadirin termasuk warga binaan untuk menghindari penggunaan jarum suntik yang tidak steriil terutama bagi pengguna narkoba suntik dan tidak berganti ganti pasangan.

Kegiatan tersebut juga dimeriahkan oleh Band Kapok yang merupakan binaan Lapas IIB Banyuwangi dan dimeriahkan dengan bintang tamu Dwi Retno, salah seorang penyanyi papan atas Banyuwangi. (guh)

 

LEAVE A REPLY