Kisah Bu Lurah yang Nyaris Terbunuh dari Penuturan Pegawainya

0
194

Foto: Bu Lurah Wilujeng saat masuk kerja

Suaratimurnews (Banyuwangi) . Wilujeng Esti Utami Lurah Penataban, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Selasa (31/07/18) malam, telah menjadi korban percobaan pembunuhan oleh oknum wartawan dan LSM, beruntung korban yang sempat dibuang ke sungai berhasil diselamatkan warga.

Kendati terlihat masih letih, namun Wilujeng  masih nekat masuk kerja rabu pagi (1/8). Setelah dimintai keterangan petugas Sakreskrim Polres Banyuwangi di ruang kerjanya, Wilujeng belum juga bisa ditemui wartawan.

Bahkan, untuk keperluan penyidikan, Lurah wanita itupun masih diajak petugas ke Mapolres Banyuwangi.

Menurut Sutrisno, Kasi Pemerintahan dan Trantib kantor kelurahan Penataban, Giri Banyuwangi, tidak seorangpun pegawai kelurahan yang mengetahui secara persis kejadian yang menimpa korban.

Sebelum kejadian penganiayaan terjadi, korban hanya berpamitan mengurus administrasi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Bahkan siang itu, korban tidak sempat absen hingga sore hari.

“Siang itu ibu sempat saya hubungi, bu Lurah posisi dimana? Tidak ceklok siang?, setelah itu ibu menjawab, saya ada diluar mas, mungkin jam 4 nanti saya pulang!,”ceritanya.

Mendengarkan jawaban pimpinanya seperti itu, dia tidak berpikir negatif dan dikira mungkin ada urusan yang harus beliau selesaikan. Namun, ketika dia buka kantor untuk pelayanan malam, sepeda motor beliau masih ada dan dia mengecek ceklok ibu, juga bisa masih belum ceklok akan tetapi dia mencoba hubungi beliau sudah tidak aktif.

Sekitar pukul 11.30 senin malam (31/7/18), Sutrisno terkejut ketika dihubungi oleh pihak kepolisian jika atasanya tersebut menjadi korban percobaan pembunuhan.

Setelah mendapat kabar seperti itu, sutrisno langsung ngecek di rumah dinasnya, yang ada hanya anaknya sehingga dia ajak juga ke rumah di Sobo tapi juga tidak ada. Mendapatkan kondisi seperti itu, Sutrisno merasa bingung. Kemudian dia mencoba menghubungi Danu anggota Polsek Giri yang sempat Miss call dia.

“Setelah saya hubungi Danu, Alhamdulillah ibu dikabarkan sudah di Puskesmas Bagorejo dan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Diketahui tersangka bernama Agus adalah seorang oknum wartawan sekaligus LSM. Korban dianiaya oleh tersangka dengan menggunakan palu kecil, dan ditakut-takuti dengan pistol mainan. Korban juga sempat dibuang ke sungai dalam keadaan kepala terbungkus tas plastik, kaki dan tangannya juga diikat oleh tali. (guh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here