Disdikbud Bondowoso Adakan Rakor Pendidikan Kesetaraan Berbasis Desa

0
42
Suasana Rakor Pendidikan Kesetaraan di Kecamatan Grujugan

suaratimurnews.com – Guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan yang setara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bondowoso adakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Gerakan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Desa Tahun 2019.

Rapat ini dilaksanakan di pendopo Kecamatan Grujugan pada Selasa, (29/10/2019), dengan peserta kurang lebih 250 pengurus Wilayah II yang mencakup dua kecamatan yaitu Kecamatan Grujugan dan Maesan.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Dikbud, Harimas yang didampingi oleh Kapolsek, Danramil, Camat Grujugan dan Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud, Dra Murni.

Menurut Harimas, tujuan dari rakor ini adalah mencari solusi dari kendala di lapangan, dalam melaksanakan gerakan pendidikan kesetaraan berbasis desa, khsusnya di Kecamatan Grujugan dan Maesan.

“Karena ini pendidikan non formal, sulit untuk meminta kesadaran mereka seperti ketertiban, aturan tata nilai serta norma. Karena latar belakang dan SDM mereka tidak sama,” jelasnya.

Kendati demikian, Harimas menambahkan, pihaknya harus bisa memahami keadaan yang ada pada lingkungan mereka. Karena menurutnya, mayoritas targetnya adalah orang tidak mampu dan harus mencukupi kebutuhan ekonominya.

“Saya berpesan kepada semua seluruh lihak terkait, untuk dapat memotivasinya. Karena ini adalah bagian dari kita bersama,” tambahnya.

Sekedar diketahui, menurut RPJMD, target rata-rata lama sekolah adalah naik 0,01 persen ditahun 2019. Sedangkan data yang telah tercapai untuk Kabupaten Bondowoso saat ini adalah 0,07 persen.

“Untuk target tahun ini, dan sampai saat ini, angka kita sudah over. Dan itu baik tentunya untuk kemajuan masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY