Bripka Dieka Sosialisasikan Bahaya Penggunaan Narkoba dan Situs Porno

0
199

SIARATIMURNEWS (BANYUWANGI) – Belakangan ini peredaran narkoba semakin tinggi dan meningkat setiap tahunnya, khususnya dikalangan pelajar sekolah.

Kenakalan remaja yang mengarah pada tindakan negatif ini menjadi salah satu acuan sekolah dan aparat kepolisian di Banyuwangi untuk menyelenggarakan kegiatan guna meningkatkan kesadaran para pelajar tentang pentingnya tindakan preventif terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan meminimalisir penggunaan gadget untuk membuka situs pornografi.

IMG-20180719-WA0126Melalui giat kepolisian bertajuk Polisi Goes to School yang bekerjasama dengan beberapa sekolah menengah negeri favorit untuk memberikan mentoring tentang pentingnya pemahaman materi narkoba dan anti pornografi.

Bripka Diekka Octaria, Babinkamtibmas Polsek Kota Banyuwangi dalam rangka masa orientasi sekolah di SMA Negeri I Banyuwangi, Selasa (17/07/2018), tidak hanya melalui paparan teori tetapi juga memberikan contoh nyata bentuk dan jenis narkoba yang terkenal dikalangan remaja, serta bahayanya apabila dikonsumsi secara berlebihan. Seperti misalnya pil trek yang memang sangat familiar.

“Adanya sesi tanya jawab antara polisi dengan pelajar menunjukkan antusias dan rasa ingin tahu yang besar akan bahayanya menyentuh barang haram tersebut,” jelasnya.

Pada saat melaksanakan mentoring, polisi yang bertugas di Polsek Banyuwangi ini tidak sendiri, bersama rekannya Aiptu Indarayanto, memberikan wawasan dan pengetahuan lebih mendalam tentang bahaya dan efek negatif narkoba serta pornografi.

Sebelumnya, kegiatan dibuka oleh AKP Ali Masduki, SH, MH, Kapolsek Banyuwangi.

Diharapkan dengan adanya mentoring ini, banyak pemahaman yang didapat pelajar
dan dipraktekan dalam keseharian, misalnya dengan menolak secara tegas apabila ada teman atau orang lain memberi narkoba.

Bahaya lainnya yang dapat merusak mental generasi muda, yaitu penyalahgunaan media sosial untuk melihat situs pornografi.

Kemudahan membuka situs melalui telepon genggam tidak hanya berdampak positif, tetapi juga negatif. Salah satunya banyak bermunculan tindak pidana pencabulan dan pemerkosaan.

Hal ini berakibat adanya hamil diluar nikah dan pernikahan dini.

“Oleh karena itu diperlukan peran orang tua untuk mendampingi anak dengan bijak dan cerdas menggunakan alat komunikasi canggih ini”, paparnya. (vie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here