Ambon,-Suaratimurnews.com Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Elna Sitourisme Anakotta, Sp.M, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan kesehatan berbasis kepulauan agar seluruh masyarakat, termasuk yang berada di pulau-pulau terluar, mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak dan merata.
Penegasan tersebut disampaikan Elna saat menyampaikan laporan pelaksanaan rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 tingkat Provinsi Maluku, yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, kawasan Karang Panjang, Ambon, Sabtu (7/11/2026).
Dalam sambutannya, Elna mengatakan, peringatan HKN tahun 2026 mengusung tema daerah “Kalesang Negeri, Gerak Bersama Maluku Sehat”, yang selaras dengan tema nasional “Sehat untuk Semua”.
Menurutnya, tema tersebut mengandung pesan bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan membutuhkan kepedulian, kolaborasi, serta langkah nyata seluruh elemen masyarakat.
“Karena membangun Maluku yang sehat membutuhkan kepedulian, kolaborasi dan langkah nyata dari semua pihak,” ujarnya.
Elna menjelaskan, rangkaian kegiatan HKN ke-62 telah dilaksanakan sejak Oktober 2026 dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, institusi pendidikan, mitra komunitas hingga masyarakat.
Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan antara lain bakti sosial dan pelayanan kesehatan oleh organisasi profesi, pemeriksaan kesehatan gratis, skrining kesehatan, webinar dan edukasi kesehatan, sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar, serta berbagai kegiatan promotif dan preventif.
Selain itu, peringatan HKN juga diisi dengan kegiatan olahraga dan kebersamaan, seperti lomba tenis meja, pertandingan gawang mini, serta berbagai kompetisi yang melibatkan insan kesehatan.
Sementara itu, puncak perayaan HKN ke-62 dimeriahkan dengan berbagai aktivitas fisik, pameran layanan unggulan rumah sakit dan UPTD di lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, pameran UMKM, hiburan, serta aktivitas masyarakat lainnya.
Elna menegaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni peringatan, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk memperkenalkan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Pada kesempatan itu, ia juga mengundang Gubernur Maluku bersama rombongan untuk mengunjungi stan pameran layanan unggulan rumah sakit, UPTD, serta stan UMKM yang telah disiapkan panitia.
Lebih lanjut, Elna menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku, seluruh rumah sakit dan UPTD, organisasi profesi, institusi pendidikan, mitra komunitas, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan HKN ke-62.
Penghargaan khusus juga diberikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara puncak.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada dr. Elionorawati Mena bersama seluruh jajaran panitia atas kontribusi dan kerja sama sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Pelayanan Kesehatan Kepulauan Jadi Prioritas
Dalam momentum HKN ke-62, Elna juga menyoroti tantangan geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan yang membutuhkan pendekatan pelayanan kesehatan secara khusus.
Menurutnya, kondisi geografis Maluku tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh hak pelayanan kesehatan, termasuk mereka yang tinggal di pulau-pulau terjauh.
“Laut boleh memisahkan pulau-pulau kita, tetapi tidak boleh memisahkan masyarakat dari haknya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Karena itu, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku terus berupaya membangun sistem pelayanan kesehatan kepulauan secara bertahap agar semakin terhubung, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pemerataan akses pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Maluku.Tidak ada pulau yang tertinggal dalam akses pelayanan kesehatan,” tandasnya.
Elna berharap seluruh rangkaian peringatan HKN ke-62 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Maluku.
Dengan semangat Kalesang Negeri, Gerak Bersama Maluku Sehat, pembangunan kesehatan diharapkan semakin inklusif, merata, dan menjangkau seluruh masyarakat hingga ke wilayah kepulauan terluar.(ST01)
