Bodewin Buka Jalan bagi Sarjana Baru, βMAPAN Hadir Permudah Akses Kerja

oleh -18 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Menyelesaikan pendidikan pada perguruan tinggi dan menyandang gelar sarjana tentunya menjadi kebanggaan tersendiri.Namun, perjuangan itu sesungguhnya baru dimulai ketika para lulusan harus menghadapi persaingan dalam mencari pekerjaan.

Menyadari tantangan tersebut, Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, membuka jalan bagi para lulusan baru melalui peluncuran inovasi βMAPAN (Beta Mapan), layanan informasi ketenagakerjaan bergerak yang mendekatkan pelayanan pemerintah kepada pencari kerja.Demikian release yang diterima media ini, Rabu (04/11/2026).

Program yang digagas Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon itu diluncurkan saat Wisuda Universitas Pattimura (Unpatti) periode Oktober 2026.

Kehadiran pos layanan di lokasi wisuda memungkinkan para lulusan memperoleh informasi ketenagakerjaan tanpa harus terlebih dahulu mendatangi kantor dinas.

Bodewin mengatakan, pemerintah harus mampu memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, termasuk mereka yang baru menyelesaikan pendidikan dan mulai mencari pekerjaan.

Menurutnya, βMAPAN tidak sekadar menyediakan informasi lowongan kerja. Layanan ini juga memfasilitasi pembuatan kartu pencari kerja atau kartu kuning, informasi pasar kerja, peluang usaha, serta program magang.

Bahkan, para pencari kerja nantinya dapat memperoleh konseling, bimbingan karier, pendampingan penyusunan lamaran hingga pelatihan kesiapan kerja.

Bodewin menegaskan, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah. Mereka perlu memiliki keterampilan dan sertifikat kompetensi agar lebih siap bersaing di dunia kerja.Karena itu, ia mendorong Dinas Tenaga Kerja membangun kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon serta para pengusaha di Kota Ambon.

Dengan kolaborasi tersebut, lulusan baru diharapkan tetap memiliki kesempatan meski belum mempunyai pengalaman kerja profesional.Peluncuran βMAPAN ditandai dengan penyerahan kartu pencari kerja kepada salah seorang lulusan Unpatti.

Melalui inovasi ini, Pemkot Ambon berharap para sarjana lebih mudah mengakses informasi, meningkatkan keterampilan, dan menemukan peluang kerja. Sebab, pemerintah tidak hanya dituntut mencetak pelayanan, tetapi juga menghadirkan jalan keluar bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.(*)