Dinkes Maluku Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

oleh -7 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Dinas Kesehatan Provinsi Maluku mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku,dr Elna Anakotta, mengatakan Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Kesehatan terus mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan kesehatan di tengah kondisi kabut asap.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, balita, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat asma dan penyakit paru-paru.

“Kurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, terutama bagi anak-anak, balita, lansia, ibu hamil, serta orang dengan riwayat penyakit asma dan penyakit paru,” demikian imbauan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Senin (12/10/2026).

Elna juga mengingatkan masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker guna mengurangi paparan partikel asap yang dapat masuk ke saluran pernapasan.

Selain itu, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air putih, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Saat kondisi asap semakin tebal, warga disarankan menutup pintu dan jendela rumah untuk mengurangi masuknya asap ke dalam ruangan.

Dinas Kesehatan Provinsi Maluku juga meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul setelah terpapar kabut asap.

Warga yang mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau mata terasa perih diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Langkah tersebut penting dilakukan, terutama apabila keluhan semakin berat atau terjadi pada kelompok rentan.Dinas Kesehatan Provinsi Maluku berharap masyarakat dapat mengikuti imbauan tersebut dan mengambil langkah pencegahan secara mandiri selama kabut asap masih berpotensi mengganggu kesehatan.

Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Kesehatan menegaskan bahwa kewaspadaan dan upaya perlindungan diri menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan.(ST01)