OJK Maluku Perkuat Akses Keuangan UMKM di Buru Selatan

oleh -9 Dilihat

Buru Selatan -Suaratimurnews.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus mendorong penguatan akses keuangan masyarakat hingga ke daerah. Setelah menyasar Kampung Nelayan Merah Putih, upaya serupa dilanjutkan melalui penguatan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Buru Selatan.

Penguatan akses keuangan tersebut dilakukan melalui kegiatan Business Matching bagi pelaku UMKM yang berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Buru Selatan.Jumat (18/9/2026(

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Buru Selatan yang telah ditetapkan untuk membantu mempertemukan pelaku usaha dengan pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan.

Business Matching tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha serta pemahaman pelaku UMKM mengenai pengelolaan keuangan.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, mengatakan perluasan akses keuangan harus dibarengi dengan peningkatan literasi masyarakat.

“Masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga perlu terliterasi dengan baik untuk bertransaksi secara aman dan bijak serta terhindar dari berbagai modus kejahatan transaksi digital,” kata Haramain.

Menurutnya, tantangan penguatan inklusi keuangan di Buru Selatan tidak terlepas dari karakteristik wilayah yang tersebar hingga daerah terpencil.

Karena itu, penguatan akses keuangan diarahkan untuk mendukung sektor-sektor utama perekonomian daerah, terutama pertanian, kehutanan dan perikanan.

Sejumlah komoditas unggulan seperti kelapa, cengkeh dan kakao juga menjadi bagian dari sektor ekonomi yang perlu mendapat dukungan akses keuangan.

OJK Maluku mendorong agar inklusi keuangan tidak hanya diukur dari kepemilikan produk atau layanan jasa keuangan. Lebih dari itu, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan mampu memanfaatkan produk keuangan secara aman, tepat dan produktif.

Dengan demikian, akses terhadap lembaga jasa keuangan diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di Buru Selatan.(*)