Akses Keuangan Maluku Makin Luas, 7.316 Agen Laku Pandai Layani Masyarakat

oleh -14 Dilihat

Ambon, -Suaratimurnews.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 7.316 Agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) tersebar di Maluku.

Kepala OJK Maluku, Haramain Billady, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan OJK Bastory Triwulan II Tahun 2026 di Lantai V Kantor OJK Maluku, Rabu (12/8/2026).

Menurut Haramain, pertumbuhan sektor jasa keuangan tidak hanya terlihat dari perkembangan kredit, pembiayaan, dan aset, tetapi juga dari semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Keberadaan agen Laku Pandai menjadi salah satu kanal penting untuk mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah jauh dari kantor layanan perbankan.

Di sisi lain, ekosistem pembayaran digital di Maluku juga terus berkembang. Hingga Juni 2026, jumlah merchant Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah mencapai 117.636 merchant.

Perluasan QRIS dinilai turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dengan menghadirkan transaksi yang lebih mudah, cepat, dan inklusif.

OJK Maluku juga terus mendorong budaya menabung sejak usia dini melalui program Simpanan Pelajar (SimPel). Hingga Juni 2026, tercatat 33.470 rekening SimPel dengan total saldo akumulasi mencapai Rp17,70 miliar.
Sepanjang 2026, jumlah rekening SimPel juga bertambah 1.215 rekening baru.

Data tersebut menunjukkan bahwa perluasan inklusi keuangan di Maluku terus berjalan, baik melalui penguatan layanan keuangan berbasis agen, digitalisasi pembayaran, maupun pembentukan kebiasaan menabung sejak dini.(ST02)