Anos Yeremias Ingatkan Penumpang Kapal Tol Laut dan Swasta Patuhi Peringatan BMKG

oleh -17 Dilihat

Ambon,-Suaratimurnews.com Anggota Komisi II DPRD Maluku, Anos Yeremias, mengingatkan masyarakat yang menggunakan kapal tol laut maupun kapal pelayaran swasta agar selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG sebelum melakukan perjalanan laut.

Imbauan itu disampaikan Anos setelah mengikuti pelayaran dari Pelabuhan Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, menuju Pelabuhan Amahai, Rabu (5/8/2026).

Rombongan Komisi II DPRD Maluku yang menumpang Kapal Cepat Cantika Express 88 menghadapi angin kencang, arus laut yang kuat, dan gelombang tinggi di sejumlah titik selama perjalanan sekitar dua jam.

“Dari pengalaman perjalanan hari ini, beta mengimbau seluruh basudara yang akan melakukan perjalanan laut, khususnya menuju wilayah Maluku Barat Daya menggunakan kapal cepat maupun kapal perintis, agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca yang diterbitkan BMKG Ambon sebelum berangkat.
kata Anos melalui cuitannya di grup informasi pelayaran kapal perintis wilayah Maluku dan Nusa Tenggara Timur, Rabu (5/8)

Grup tersebut menjadi wadah penyampaian informasi rute pelayaran, jadwal singgah kapal di pelabuhan, hingga pengumuman keberangkatan bagi pengguna kapal tol laut dan armada pelayaran swasta.

Anos yang merupakan legislator Daerah Pemilihan Maluku Barat Daya dan Kepulauan Tanimbar menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama. Ia meminta masyarakat tidak memaksakan diri berlayar apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Jangan memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca tidak mendukung. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Mari bersama membangun budaya keselamatan di laut dengan mematuhi informasi dan peringatan cuaca dari BMKG serta mengikuti arahan nahkoda dan petugas pelabuhan. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Sebagai provinsi kepulauan, Maluku sangat bergantung pada transportasi laut. Karena itu, kepatuhan terhadap peringatan cuaca, arahan nahkoda, dan prosedur keselamatan dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan pelayaran, terutama saat cuaca ekstrem.(ST01)