Robert Sapulette Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Ambon, Bodewin: Tak Ada Lagi OPD Abaikan Arahan Sekkot

oleh -2 Dilihat

Ambon -Suaratimurnews.com Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena resmi melantik Robert Sapulette sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon definitif. Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Vlisingen, Balai Kota Ambon, Selasa (21/7/2026).

Pelantikan ini menandai berakhirnya proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah yang dilaksanakan dengan sistem merit, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengangkatan Robert Sapulette didasarkan pada Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor
28474-R-AK.02.03-SD-F-2026 tanggal 3 Juni 2026 tentang rekomendasi hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Ambon, serta Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 554 Tahun 2026 tanggal 23 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Bodewin menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan panitia seleksi dan memberikan ruang partisipasi publik.

“Pengangkatan aparatur sipil negara dalam jabatan tertentu dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, menggunakan pendekatan merit system, serta dilaksanakan secara transparan. Seluruh prosedur telah kami jalankan hingga akhirnya hari ini Sekretaris Daerah Kota Ambon dapat dilantik,” kata Bodewin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada ketua dan seluruh anggota panitia seleksi yang dinilai telah menjalankan tugas secara profesional. Ucapan terima kasih turut diberikan kepada seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi.

Menurut Bodewin, Robert Sapulette dipilih karena dinilai paling mampu menjawab kebutuhan organisasi setelah melalui proses seleksi yang objektif.

Sebagai Sekda definitif, Robert memiliki peran strategis dalam membantu Wali Kota mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan daerah, memastikan kebijakan berjalan efektif, serta mengawal pelaksanaan 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon.

Bodewin juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mendukung penuh kepemimpinan Sekda.

“Mulai hari ini tidak ada lagi alasan ada pimpinan OPD yang tidak mengikuti arahan Sekretaris Daerah. Saya meminta seluruh pimpinan OPD memberikan dukungan penuh agar koordinasi pemerintahan berjalan efektif,” tegasnya.

Selain itu, Robert diminta segera melakukan konsolidasi dengan seluruh perangkat daerah agar program prioritas yang tertuang dalam RPJMD maupun APBD dapat terlaksana sesuai target.

Di bidang reformasi birokrasi, Bodewin meminta Sekda membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memangkas prosedur pelayanan yang berbelit.

Ia juga menginstruksikan seluruh OPD segera menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang jelas agar masyarakat mengetahui kepastian waktu penyelesaian setiap layanan.
“Kita ingin birokrasi yang cepat, terpercaya, dan bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bodewin mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan netralitas aparatur sipil negara sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Sekretaris Daerah harus menjadi teladan bagi seluruh ASN. Dengan integritas yang kuat, pelayanan publik akan semakin baik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan terus meningkat,” pungkasnya.(ST01)