BI Maluku Apresiasi Dukungan Salam Fest & Moluccas Digifest 2026, Dorong Ekonomi Syariah dan Digital

oleh -19 Dilihat

Ambon,–Suaratimurnews.com Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, Ditha Aditya Nugraha, mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Salam Fest Moluccas Digifest 2026 di pelataran Pattimura Park pada 16–18 April 2026.

“Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, serta seluruh mitra yang telah bersinergi dengan Kantor Perwakilan BI Maluku,” ujar Ditha.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia dan Pekan Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia sebagai upaya memperkuat ekonomi syariah dan akselerasi keuangan digital di daerah.

Mengusung tema “Kolaborasi Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Maluku yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”, kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi lintas pemangku kepentingan dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Ditha mengungkapkan, ekonomi Maluku menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan triwulan IV-2025 sebesar 5,44%.
“Capaian ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi serta mendorong sumber pertumbuhan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” katanya.

Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah, pemberdayaan UMKM, serta percepatan digitalisasi sistem pembayaran menjadi strategi utama menjaga momentum tersebut.

BI Maluku juga terus mendorong peningkatan literasi dan partisipasi masyarakat dalam ekonomi syariah, sekaligus memperkuat kapasitas UMKM, khususnya di sektor modest fashion dan produk halal.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kewirausahaan dan memperkuat konektivitas antara pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, serta pasar dalam membangun ekosistem yang terintegrasi.

Di sisi digitalisasi, BI mendorong perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah dan penggunaan pembayaran digital di masyarakat, termasuk melalui Quick Response Code Indonesian Standard.

“Acara ini menjadi sarana edukasi sekaligus momentum untuk menampilkan capaian program dan mendorong kolaborasi ke depan,” ujarnya.(ST01)