Angkasa Pura–BKKBN Maluku Teken MoU, Perkuat Program Cegah Stunting di Ambon

oleh -31 Dilihat

Ambon -Suaratimurnews.com PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon resmi memperkuat kolaborasi lintas sektoral dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Selasa (14/4/2026).

MoU tersebut berfokus pada penguatan ketahanan keluarga melalui Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), serta pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Maluku.

Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Mauliwaty Bulo dan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon Johan Seno Acton. Kerja sama ini akan berlangsung selama lima tahun ke depan.

Johan mengatakan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial, khususnya mendukung program nasional di bidang kesehatan dan keluarga.

“Kami mendukung penuh percepatan penurunan stunting melalui optimalisasi sumber daya yang kami miliki. Salah satunya melalui dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) serta pemanfaatan fasilitas bandara sebagai media edukasi,” ujarnya.

Adapun ruang lingkup kerja sama ini meliputi sosialisasi dan edukasi Program Bangga Kencana, dukungan terhadap program GENTING melalui CSR perusahaan, pemanfaatan fasilitas bandara untuk publikasi program kependudukan, serta pelibatan karyawan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala BKKBN Maluku Mauliwaty Bulo menyebut kerja sama ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat terkait pola hidup sehat dan perencanaan keluarga.

“Melalui sinergi ini, informasi terkait program kependudukan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat. Kami juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala agar program ini berjalan optimal,” katanya.

Dengan adanya kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting di Maluku, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan keluarga dan perencanaan kehidupan berkeluarga.(*)