Gubernur Maluku dan Malut Serukan Persatuan saat Hadiri Bukber FPMM di Jakarta

oleh -84 Dilihat

Jakarta, -Suaratimurnews.com Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan nilai-nilai toleransi saat menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Front Pemuda Muslim Maluku (DPP FPMM), Sabtu (14/3/2026) di Jakarta.

Kegiatan yang diprakarsai Ketua Umum FPMM Umar Ohoitenan tersebut menjadi ajang silaturahmi masyarakat Maluku dan Maluku Utara yang berada di perantauan.

Dalam sambutannya, Lewerissa mengatakan kehadiran para tokoh dan masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan nilai luhur yang telah lama menjadi jati diri masyarakat Maluku dan Maluku Utara, yakni semangat persaudaraan, kebersamaan, serta hidup orang basudara.

Menurutnya, nilai tersebut merupakan warisan para leluhur yang menjadi fondasi dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

Ia menjelaskan, Maluku dan Maluku Utara memiliki sejarah panjang persaudaraan serta ikatan budaya yang kuat. Meski secara administratif berada di dua provinsi yang berbeda, namun secara historis, budaya, dan emosional masyarakatnya tetap terikat dalam satu keluarga besar kepulauan rempah.

“Melalui momentum buka puasa bersama ini, saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan, menjaga nilai-nilai toleransi serta mempererat tali silaturahmi antara sesama,” kata Lewerissa.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Umar Kei dan jajaran FPMM yang telah menginisiasi kegiatan silaturahmi tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Front Pemuda Muslim Maluku dan panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama ini untuk mempererat tali kasih sayang di antara sesama orang basudara,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa dirinya dan Gubernur Maluku kerap melakukan berbagai kegiatan bersama sebagai bentuk komitmen menjaga hubungan baik antara Maluku dan Maluku Utara.

Ia mengatakan sejak kecil masyarakat Maluku dan Maluku Utara telah diajarkan nilai hidup orang basudara yang menjadi dasar hubungan sosial di kedua daerah tersebut.

“Semoga melalui momentum buka puasa bersama ini, tali silaturahmi semakin diperpanjang. Terima kasih atas undangannya, di sini torang bisa saling mengenal. Mudah-mudahan hubungan ini terus terjaga,” kata Sherly.

Ia juga mengundang Umar Kei untuk datang ke Maluku Utara dalam rangka kegiatan halal bihalal bersama masyarakat setempat.

Sherly menambahkan, pada akhirnya yang terpenting adalah semangat saling memaafkan dan menjaga kedamaian menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kalau torang semua basudara dan saling kuat, maka Maluku dan Maluku Utara akan maju bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Umar Kei menyampaikan terima kasih atas kehadiran para kepala daerah dan tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap Pemerintah Provinsi Maluku dan Maluku Utara dapat bersama-sama menggelar kegiatan halal bihalal setelah Idulfitri.

Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama FPMM telah dilaksanakan selama 16 tahun dan hanya sekali tidak terlaksana karena dirinya sedang menjalani masa hukuman.
Ia juga mengaku bangga karena untuk pertama kalinya kegiatan tersebut dihadiri dua gubernur sekaligus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh asal Maluku dan Maluku Utara, di antaranya Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Laut Said Latuconsina, Wakil Gubernur Maluku Utara Abdullah Vanath, Wakil Ketua DPRD Maluku Asis Sangkala, Fauzan Rahawarin, serta mantan Gubernur Maluku Murad Ismail.

Acara buka puasa juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim serta tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Lutfi Hakim.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Ramadan sebagai Momentum dalam Mempererat Ukhuwah, Persatuan dan Kesatuan Torang Hidup Basudara.”(*)