Setahun Pimpin Ambon, Bodewin Wattimena: Kami Bekerja dan Tidak Anti Kritik

oleh -30 Dilihat

Ambon,- Suaratimurnews.com–Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Elly Toisutta dalam membangun Kota Ambon.

Hal itu disampaikan Wattimena saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah media di Ruang Vlisingen, Balai Kota Ambon, Jumat (20/2/2026).

Menurut dia, sejak awal masa kepemimpinan, Pemerintah Kota Ambon telah menjalankan berbagai program strategis. Di antaranya kegiatan “April Bersama”, peluncuran RTP Perempuan sebagai pusat pengembangan UMKM, pelayanan kesehatan gratis, pembagian sembako bagi masyarakat, hingga rencana pelaksanaan Festival Ramadhan sebagai bagian dari penguatan pembangunan sosial kemasyarakatan.

Wattimena menjelaskan, seluruh program tersebut merupakan implementasi visi pembangunan Kota Ambon sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029, yakni mewujudkan Ambon sebagai kota yang universal, toleran, dan berkelanjutan.

“Upaya membangun kota ini tentu dipengaruhi banyak variabel. Karena itu, kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon sangat luar biasa. Kepemimpinan hanya mengarahkan, tetapi yang bekerja adalah seluruh pimpinan OPD hingga staf,” ujar Wattimena.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon yang dinilai menjadi motor penggerak berbagai program prioritas, serta kepada seluruh komponen masyarakat yang turut mendukung pembangunan di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.

Apresiasi juga disampaikan kepada insan pers yang dinilai berperan penting dalam menyosialisasikan berbagai program dan capaian pemerintah kepada publik.

Wattimena mengakui, hasil yang dicapai selama satu tahun kepemimpinannya belum sepenuhnya sempurna. Namun, ia menegaskan berbagai capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah kota dalam menjalankan visi, misi, serta 17 program prioritas yang telah ditetapkan.

“Kita bekerja, kita tidak tinggal diam. Kita responsif dan tidak anti kritik. Semua dilakukan dalam semangat membangun Ambon sebagai kota yang inklusif dan penuh kebersamaan,”ungkapnya.(ST01)