Ambon,-Suaratimurnews.com – Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena menyebut Pemerintah Kota Ambon telah membuka akses air bersih baru di enam titik pada tahun pertama masa kepemimpinannya. Program tersebut diklaim telah menjangkau ribuan kepala keluarga di sejumlah wilayah kota.
“Setahun pertama kita sudah melakukan pembukaan air bersih baru di enam titik dan itu menjangkau ribuan kepala keluarga,” kata Bodewin usai menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Vihara Swarna Giri Tirta, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, pengembangan jaringan air bersih tidak bisa dilakukan tanpa memastikan ketersediaan sumber air. Karena itu, pemerintah terlebih dahulu mencari dan menyiapkan sumber air sebelum memperluas akses distribusi ke masyarakat.
Untuk tahun 2026, Pemkot Ambon merencanakan pencarian sumber air baru bagi wilayah bagian atas kawasan Gunung Nona.
Berdasarkan perencanaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), sumber air akan diambil dari sumur di wilayah bawah, sekitar area pemakaman, kemudian dialirkan ke kawasan atas dengan jaringan pipa sepanjang lebih dari empat kilometer.
“Kalau kita membuka akses, sumber air dulu yang kita cari. Tahun 2026 ini untuk bagian atas akan kita upayakan sumber airnya,” ujarnya.
Bodewin menambahkan, upaya tersebut diharapkan dapat mengatasi persoalan keterbatasan air bersih yang selama ini dikeluhkan warga di kawasan perbukitan dan permukiman atas di Kota Ambon.
Ia menegaskan, pengembangan infrastruktur dasar seperti air bersih akan terus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.(ST01)
