Waitatiri – Suaratimurnews.com Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Demokrat Bung Michael Wattimena yang disapa (BMW) mengaku siap mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat pusat, jika dirinya terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan Dr Michael Wattimena didampingi Caleg DPRD provinsi Maluku Welem Wattimena dan rombongan di hadapan ratusan pendukung baik itu dari Relokasi warga Tial, Larike maupun BTN Waitatiri di lokasi lapangan BTN Waitatiri , Kamis malam (7/2/2024)
Walaupun dirinya pernah menjadi anggota DPR RI dari dapil Papua Barat selama ini juga menjadi pimpinan komisi V yang membidangi infrastruktur yang mitra kerja kementerian PUPR , Perhubungan , PDT dan daerah tertinggal .
Menurutnya Selama 8 tahun di komisi V apa yang disampaikan tokoh masyarakat BTN Waitatiri awalnya saya sudah berbuat untuk Suli dan Waitatiri yakni normalisasi sungai Waitatiri itu bukan anggaran dari APBD provinsi maupun kabupaten Maluku Tengah, tetapi itu aspirasi dirinya dari dana APBN yang diturunkan di Waitatiri untuk menjaga pengamanan sungai.
Tak hanya itu saja Michael Wattimena sudah berbuat selama 10 tahun menjadi anggota DPR RI , begitu juga pengaman pantai negeri Suli dan air bersih ini merupakan perjuangan Micael Wattimena di pusat.
Dia mengaku bukan menjadi anggota DPR RI dari dapil Maluku saja, tetapi sudah berjuang untuk Maluku. Sebagai mitra kerja di komisi , memang secara politis dari dapil Papua Barat , tetapi secara biologis bt berasal dari Maluku dan lahir di Desa Itawaka Saparua Kabupaten Maluku Tengah.
Namun demikian ini menjadi tanggung jawab moral untuk memperjuangkan Maluku walaupun berasal dari dapil Papua Barat. Jadi tadi apa yang diragukan oleh tokoh masyarakat Waitatiri , mudah mudahan, belum datang di sini saja sudah berbuat apalagi bt nanti di calonkan dan dapil Maluku pada tahun 2024 maka tidak ada lagi pembagian dapil politis dari Papua Barat dan dapil biologis dari Maluku , tetapi keduanya berasal dari Maluku .
Mantan anggota DPR RI dapil Papua Barat ini menyebutkan Jika terpilih, saya akan memperjuangkan Maluku ini untuk lebih baik dan setara dengan provinsi lain di Indonesia., Namun sayangnya dua program strategis kita yakni Maluku lumbung iklan nasional , Ambon News port Itu hilang begitu saja tanpa kesan dan pesan.
“Mulai dari tahun 2001- 2023 begitu banyak masyarakat Maluku Evoria tentang dua program ini , karena 2 program ini cocok dengan karakteristik provinsi Maluku, karena Maluku ini 92, 4 persen itu adalah laut , 7, 6 persen adalah daratan, sehingga 2 program ini LIN dan Ambon News port semestinya ini menjadi program dan ada di Maluku.
Jika dua program ini di lakukan di Maluku maka akan menyerap tenaga kerja, ribuan orang,karena LIN sudah dideklarasikan oleh pa SBY pada saat Sail Banda dulu dan ini diteruskan oleh pemerintahan Jokowi lebih mengimplementasikan dengan nama Ambon News port.
Sebenarnya Apa itu Ambon News port namanya pelabuhan perikanan yang berskala eksport ke luar negeri, industri perikanan Itu ada didalamnya supaya kita tidak lagi mendiklearkan sebagai produsen ikan lalu kirim ikan mentah keluar. Mestinya ada pengolahan/ industri, sehingga anak -anak kita yang lulusan SMA, SMK, Perguruan tinggi bisa bekerja disitu. Karena ribuan tenaga kerja bisa dimanfaatkan di sini, tetapi apa sekarang tidak ada lagi.”ucapnya.
Ironisnya dari pada menunggu Lin dan Ambon News port, padahal kontribusi ikan nasional ada di perairan Maluku. Produsen ikan tu a kuning terbesar ada di 3 wilayah penangkapan ikan yakni Laut Aru, 2 juta ton pertahun, Laut Banda 700 ribu ton pertahun dan laut Seram 600 ribu ton pertahun.
Setiap tahun BPS keluarkan kita punya kemiskinan berada pada 4 besar , padahal kekayaan kita itu melimpah.Pemerintah pusat salahkan pemerintah daerah, bahkan sebaliknya pemerintah daerah salahkan pemerintah pusat kita sebagai masyarakat tanya kepada rumput yang bergoyang.
Sementara itu mewakili toko masyarakat BTN Waitatiri Batmanolin mengatakan tidak ada calon anggota DPRD Kabupaten, provinsi dan DPR RI datang mengunjungi kita disini.itu berarti BMW punya keterpanggilan untuk melihat kita yang ada di sini.”ujarnya.
“Jadi jangan kita salah pilih akhirnya selama 5 tahun kita menderita sejak menjabat sebagai ketua RT 053 sampai sekarang tidak ada caleg yang punya perhatian di BTN Waitatiri
Untuk itu dari tempat ini saya titip pesan buat BMW dan WW , ketika kedua Bapak ini sudah menjadi anggota DPR RI maupun DPRD provinsi Maluku tolong pandanglah kami disini, sebagai warga BTN Waitatiri kami sangat mencintai bapak berdua , sehingga malam ini kami membuka diri, hati untuk menerima bapak berdua.” ungkapnya.(ST01)
