Namlea, Suaratimurnews.com Ketua DPD Pantai Nasdem Kabupaten Buru, Muhammad Daniel Regan ( MDR ) menghadiri pemasangan Kuba dan Permata pada Mesjid Al – Muqarramah Desa Ilat l yang disaksikan 10 kepala Soa adat, Raja Desa Tumalehu Barat, didampingi rombongan para undangan dan masyarakat setempat.
MDR tak henti – hentinya menyampaikan rasa syukur kepada sang Khalik, atas terlaksananya Pemasangan Kuba dan Permata pada Mesjid Al – Muqarramah Desa Ilath,.Prosesi Pemasangan Permata tersebut didahului dengan Shalawat dan doa, berlangsung di kediaman Penjabat Kepala Desa Ilath Kecamatan Batabual Kabupaten Buru, Maluku Sabtu /3/2/ 2024
Kuba yang merupakan sumbangan dari MDR ini mulai dikerjakan pada tanggal 15 Januari tahun 2024 dan selesai dipasang pada 29 Januari 2024, hanya memakan waktu 14 hari pekerjaan pemasangan Kuba yang menjadi impian masyarakat setempat ini telah rampung yang dikerjakan sendiri oleh masyarakat setempat.
Kuba yang didatangkan dari PT Kuba Nusantara Trenggalek Surabaya ini setelah terpasang memiliki tinggi 7 meter dengan diameter 9 lingkaran. Sedangkan Ukuran badan masjid 24 X 24 meter
Setelah pembacaan doa di kediaman Kades tersebut, permata yang dibungkus dengan kain putih diantar ke masjid yang jaraknya kurang lebih 100 meter. Pengawalan permata diikuti dengan suara takbir dan iringan hadrat yang ditabuh oleh ibu – ibu Pengajian
Permata digendong dan dikawal Oleh MDR bersama Istri Bella Soffie, diikuti oleh rombongan disertai dengan ucapan takbir dan tahmid yang menggema di antara lokasi mesjid
Permata diantar dan dilanjutkan menuju puncak tertinggi Kuba dengan menaiki tangga – tangga yang terbuat dari bambu hingga ketinggian kurang lebih 15 meter.
Sebelum pemasangan Permata pada tempatnya, terlebih dulu dikumandangkan adzan oleh 4 orang pada 4 penjuru masjid
Diikuti takbir hingga prosesi pemasangan permata selesai
MDR saat memberikan sambutan di balai yang telah dipersiapkan panitia disamping mesjid, sehari sebelum pemasangan Permata jumat, 2 Januari mengatakan, terlaksananya pemasangan Kuba mesjid dan Permata merupakan kehendak Allah SWT yang telah memberikan napas, pikiran dan akal sehat kepada umat manusia
” Semua yang terjadi hari ini merupakan kehendak Allah SWT” kata MDR, sebutan akrab Muhammad Daniel Regan.
Secara fisik kata dia, MDR yang bekerja, tetapi ini merupakan karya dan cipta dari Allah SWT ini merupakan doa yang telah dikabulkan melalui doa bapak ibu di Negeri tercinta ini
Sepintas MDR menjelaskan kronologi terjadinya kesepakatan pemasanagan Kuba ini, ketika Pertama kalinya bertemu dengan para Kepala Soa adat dan menyampaikan tujuan mereka, bahwa mesjid yang telah dibangun 6 tahun yang lalu belum mempunyai kuba.
Bahkan saat ada usulan dari 7 kepala soa adat, MDR pun langsung merespon dan menanggapi maksud dan tujuan para pemimpin negeri itu, MDR langsung angkat hati kepada Allah SWT
” Ketika ketemu dengan 7 kepala kepala Soa, waktu itu hati saya langsung tersentuh bahwa negeri ini punya mesjid tapi sudah 6 tahun belum ada kubanya ” tutur MDR yang didampingi istrinya, Bella Soffie Nasution, Pj Kepala Desa Ilath Saleh Solisa dan Koordinator Wilayah ( Korwil ) Maluku, Maluku Utara Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) Partai Nasdem Rosita Usman
Lebih jauh MDR memaparkan pesan ibunya yang mengajarkan putranya bahwa Kuba sebuah mesjid merupakan fitrah manusia
Penggalan kalimat yang dikisahkan MDR membuat gemetar sekujur tubuhnya. Kejadian serupa berlangsung hanya sesaat lalu melanjutkan sambutannya
Ketika Kuba yang lahir tertutup dengan tubuhnya maka apa yang menjadi impian dari kita akan dikabulkan oleh Allah SWT
” Saya gemetar kalau bicara soal ini, karena ini hati dan pikiran saya menyatu dengan Negeri ini” akui MDR
Dikatakan, bahwa apapun yang terjadi pada hari ini adalah kehendak Allah SWT, bukan Karena dirinya dan bukan kerena siapa siapa
Bukan pula dilatarbelakangi dengan nilai suara pada momentum tertentu,
Dan tak ada kaitannya dengan pergolakan Politik yang saat ini sedang berlangsung. MDR tegaskan pula bahwa
Kuba ini milik Allah, Kuba ini milik masyarakat disini
” Kami tidak punya keinginan menukar suara kami dengan kuba ini, tidak !!
Saya gemetar kalau bicara seperti ini, demi Allah, dengan keiklasan dirinya menyumbangkan Kuba dan Permata kepada mesjid Al – Muqarramah ini.
” Ketika saya melihat kuba yang telah tegak ini, hati saya terasa haru dan menangis, maha suci engkau ya Allah, yang telah mempercayai saya hadirkan Kuna ini, karena selama.6 tahun Negeri ini menunggu kehadiran Kuba” kisahnya pula
Selanjutnya, MDR meminta kepada seluruh masyarakat untuk Bersihkan hati, dan menjauhkan diri dari perselisihan diantara sesama warga, serta satukan hati Dan doakan negeri ini agar diberkahi oleh Allah SWT.
Sebelum mengakhiri sambutannya, MDR mengucapkan terimakasih kepada Ketua panitia atas terselenggaranya pemasangan Kuba dan Permata dengan baik dan selamat
Ditempat yang sama Kepala Desa Ilath Saleh Solisa mengucapkan terimakasih yang sebesar – besarnya Kepada MDR beserta Istri yang telah menyumbangkan Sesuatu yang bernilai tinggi yakni Kuba dan Permata masjid
” Atas nama Pemerintah Desa, saya
Mengucapkan terimakasih atas kontribusi yang sangat luar biasa kepada masyarakat saya dalam hal ini, memberikan kuba Masjid” kata Kepala Desa di hadapan para tamu dan undangan yang dikelilingi masyarakatnya.
Kepala Desa sampaikan pula, bahwa MDR merupakan bagian dari masyarakat Ilath Karena orang tuanya pernah menginjakkan kakinya di Desa ini
Sebagai warga masyarakat yang pandai bersyukur, patutlah disampaikan ucapan terimakasih, mendatangkan Sesuatu yang bernilai tinggi tidak semudah apa yang kita inginkan
” Untuk mendapatkan bantuan Kuba dan Permata ini tidak semudah membalikkan telapak tangan ” kata Kepala Desa mengakhiri sapata Katanya.
Untuk diketahui, Desa Ilath memiliki
600 Kepala Keluarga dan 2670 jiwa, mata pencarian penduduknya bertani dan NelayanvJarak tempuh dari kota Namlea menuju Desa Ilath memakan waktu selama 2 jam dengan menggunakan perahu body bermesinkan Johnson
Adapun tujuh Kepala Soa adat di Desa Ilath yang mendukung hingga terlaksananya pemasangan Kuba dan Permata adalah
Said Masbait selaku kepala Soa Masbait
Ari Solisa selaku kepala Soa Solisa
Bader Gibrihi selaku Kepala Soa Biloro
Jabir Biloro selaku Kepala Soa Biloro
Majid Wailusu selaku Kepala Soa Wailusu Dino selaku Kepala Soa Makatita
Dan bapak Latu selaku Kepala Soa dari 3 suku, masing – masing Abdullah Bugis dari Soa Bugis Salim Takimpo dari Soa ButonAda 7 Soa asli dan 3 Soa merupakan tambahan.( ( La Uca )
