Komisi III Soroti BUMD Belum Hasilkan Kontribusi Peningkatan PAD

oleh -502 Dilihat

Ambon –Suaratimurnews.com  DPRD Prvinsi Maluku menyoroti Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Maluku, yaitu Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya, PT Dok Wayame, Bank Maluku Maluku Utara dan PT Maluku Energi Abadi (MEA) belum hasilkan kontribusi nyata dalam peningkatan PAD.

“Memang dari sisi kinerja bagus, namun sayangnya belum memberikan kontribusi baik dalam PAD,”ungkap Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw kepada wartawan di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, rabu (10/08/2022).

Terhadap hal tersebut, pihaknya akan mengundang keempat PD untuk mempertanyakan hal tersebut, mulai dari progres pekerjaan, maupun pengembangan ekspansi usahanya seperti apa.

“Kita akan panggil masing-masing PD, dalam rangka mendengar progres pekerjaan dan pengembangan espansi usaha seperti apa. Itu mesti diketuai komisi, sehingga dilakukan proses pengawalan.

Dia mengaku  terkait pengembangan usaha, mereka juga harus berkontribusi. Karena semakin besar pengembangan usahanya, maka semakin besar juga kontribusi bagi peningkatan PAD, apalagi saat ini Maluku masih berada nomor 4 termiskin di Indonesia. untuk itu, seharusnya memberikan kontribusoi nyata bagi peningkatan PAD dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,”tuturnya.

Dari rapat tersebut, kata Richard komisi akan masing-masing PD untuk berinovasi sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam hal ini defiden bagi Maluku.

“Kontribusi PAD bukan hanya dari pajak dan retribusi, tetapi bagaimana upaya dan daya dorong dari BUMD dalam rangka meningkatkan daya kerja mereka. Kalau hanya tinggal penyertaan modal, tapi kemudian mereka tidak memberikan kontribusi ini juga patut dipertanyakan, dari pada rugi lebih baik ditutup,”tegasnya.

Walaupun demikian, ungkap Rahakbauw dari empat BUMD, hanya PD Panca Karya yang memiliki perkembangan usaha, sedangkan lainnya masih jauh dari harapan.

“Yang kita lihat maju PD PAnca Karya dalam pengembangan usaha, dengan PAD. Hal ini harus tetap dipertahankan dalam pengembangan usaha yang baik dan meningkatkan PAD untuk kepentingan rakyat,”pintanya.(ST01)